Tanpa judul

*INHIL* – Polsek Kateman Polres Indragiri Hilir bersama Kelompok Tani PKWT Seroja melaksanakan kegiatan *Panen Jagung Kuartal III Tahun 2026* di Parit Bakau Betemu, Dusun Makmur, Desa Sungai Teritip Hilir, Kecamatan Kateman, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap *Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia* dalam mewujudkan swasembada pangan yang kuat di seluruh Indonesia.

*Sinergitas TNI-Polri-Pemerintah-Petani*

Panen jagung di lahan seluas ± 1 Hektar milik Kelompok Tani PKWT Seroja ini dihadiri oleh sejumlah pihak. Di antaranya Kanit Binmas Polsek Kateman Aipda Fany H, Bhabinkamtibmas Brigadir Ariyanto Ardi, Babinsa Praka Risky BB, Direktur BUMDes Tekulai Hilir Safi'i, Ketua Kelompok Tani PKWT Seroja Murni, Penyuluh Pertanian Ridudi Yoresta, dan Ketua RW Zainal.

Kapolsek Kateman melalui Kanit Binmas menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah implementasi nyata Polri dalam mengawal ketahanan pangan di tingkat desa.

“Dengan hasil panen ini kita ingin membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan pakan ternak. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat,” ujarnya.

*Hasil Panen 500 Kg, Rencana Disetor ke BULOG*

Dari lahan seluas 1 hektar tersebut, Polsek Kateman bersama petani berhasil memanen sekitar *± 500 Kg jagung pipil*. 

Meski hasil panen belum maksimal karena lahan sempat terserang hama tikus, ulat, dan kumbang, semangat para petani tetap tinggi.

Rencananya, hasil panen tersebut akan dijual ke *BULOG Tembilahan*. Sebagian lainnya akan disisihkan sebagai *bibit* untuk penanaman kembali di lahan yang sama pada kuartal berikutnya.

“Tujuannya jelas, kita ingin membangun lumbung pangan di desa-desa. Dengan begitu Kateman bisa mandiri pangan dan tidak tergantung pasokan dari luar daerah,” tambah Kanit Binmas.

*Wujudkan Lumbung Pangan Desa*

Kegiatan panen selesai sekitar pukul 12.20 WIB dalam keadaan aman dan lancar. 

Polsek Kateman berkomitmen akan terus mendampingi kelompok tani, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga pemasaran hasil panen.

Diharapkan melalui program ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pangan dan mendukung penuh *Swasembada Pangan* demi Indonesia Emas.(Yti)

Lebih baru Lebih lama